Wagub Sumbar: Uang Baru 75000 Tidak Diedar Bebas Di Masyarakat

0
15

Gubernur Bank Perry Warjiyo bersama dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meresmikan pengeluaran uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) ke-75 tahun Republik Indonesia dalam bentuk uang pecahan Rp75000.

Hal ini diungkapkan Wakil Gubernur usai meeting secara Zoom di ruang rapatnya, dan diikuti secara virtual oleh Gubernur se Indonesia dilayar masaing-masing, Senen (17/8/2020).

Disebutkan Wagub Nasrul Abit bahwa uang tersebut sudah disebarkan sebanyak 75 lembar, uang ini bukan untuk transaksi tetapi adalah untuk dijadikan kenang-kenagan dalam rangka memeriahkan HUT Republik Indonesia ke-75 Tahun.

“Dan juga merupakan simbol kedaulatan negara kita, yang harus dihormati serta dibanggakan oleh seluruh Republik Indonesia,” kata Nasrul Abit.

Tidak hanya itu Nasrul Abit juga mengatakan, diuang Rp75000 itu adalah pahlawan proklamator Soekarno Hatta, dibuat pemerintah ingin mengenang jasa-jasa pahlawan Republik Indonesia.

“Untuk akses uang ini akan diproses melalui Bank Indonesia, karena belum dilakukan untuk diperjual belikan dan juga bukan untuk transaksi sehari-hari, tetapi digunakan untuk koleksi dalam rangka memperingati HUT RI ke-75 Tahun”, ujar Nasrul Abit.

Sedangkan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pengeluaran Uang Peringatan Kemerdekaan (UPK) ke-75 Tahun Republik Indonesia telah melalui koordinasi yang baik antara berbagai pihak ketertiban Indonesia, kementerian keuangan, kementerian , kementerian sekretaris negara, dan para ahli waris pahlawan.

“Ini adalah bukan merupakan percetakan yang ditujukan untuk peredaran secara bebas dimasayarakat, dan juga bukan tambahan likuiditas untuk kebutuhan pembiayaan atau pelaksanaan kegiatan ”, kata Sri.

Dujelaskan Sri Mulyani bahwa peluncuran uang khusus tersebut dilakukan dalam rangka untuk memperingati dan tujuan khusus yang dalam hal ini adalah peringatan kemerdekaan republik Indonesia yang ke-75 Tahun.

Uang ini berbentuk uang kertas dengan nominal Rp75.000, dan jumlah uang dicetak sebanyak 75 juta yang ditanda tangani oleh Menteri Keuangan dan Gubernur Bank Indonesia, dalam bentuk momentum rasa syukur kemerdekaan RI. Meskipun saat ini kita dalam kondisi menghadapai wabah ,” tukas Sri.(*)