Wagub Sumbar Puji FKAN Pauh IX Kuranji Lestarikan Seni Budaya Bangkitkan Ekonomi Masyarakat

0
79

Wakil Gubernur Nasrul Abit mengapresiasi kegiatan pagelaran budaya karya produk kreatif Forum Komunikasi Anak Nagari (FKAN) Nagari Pauh IX Kuranji bagaimana melestarikan budaya tradisi yang turun temurun.

Hal ini disampaikan oleh Wagub Nasrul Abit saat membuka acara Festival Ekonomi Kreatif Tahun 2020. Dengan Pagelaran Karya Produk Ekonomi Kreatifitas lestarikan Nilai-nilai Adat dan Budaya Masyarakat Produktif yang diadakan oleh Forum Komunikasi Anak Nagari Pauh (FKAN) Pauh IX di Medan Nan Bapenah KAN Kuranji, Senen malam (3/8/2020).

Selanjutnya, Wagub Nasrul Abit mengatakan, hari ini kita amat bangga Nagari Pauh IX merawat dan melestarikan dalam pagelaran budaya ini agar tetap berprestasi dan melestarikannya.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada anak nagari Kuranji, ketua KAN, ketua MPA, serta seluruh Ninik mamak, seluruh para pemuda/pemudi, yang memang menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau sebagai jati diri daerah.
Semoga sukses saudara-saudara kita dan Ninik mamak serta anak nagari yang mempertahankan tradisi budaya Minang di daerah Sumatera Barat,” ujar Nasrul Abit.

Wagub Sumbar menyebutkan, kita semua melanjutkan tradisi dan menjaga adat Minangkabau sebagai harga diri dan martabat daerah. Saat Covid-19 yang belum selesai ini, Alhamdulillah kita melihat kegiatan ini tetap menerapkan .

“Setiap kita jangan pernah bermain -.main dengan covid ini, karena sudah banyak yang korban. Jika tidak setiap orang tidak disiplin protokol kesehatan dikawatirkan ada gelombang kedua pandemi Covid di Sumbar. Karenanya setiap orang masuk dan keluar Sumbar mesti diperiksa swab ada keterangan sehat dan aman covid,” ungkapnya.

Saat ini, jelas Nasrul Abit, Pemerintah Sumbar telah melakukan 4 tahap penanganan dan pengendalian covid, pertama penanganan covid dalam penerapan kesehatan (testing, tracing, isolasi dan treatment), kedua pemberian bantuan sosial bagi masyarakat yang terdampak. Ketiga kegiatan menerapa adaptasi baru dalam tatanan normal baru produktif dan aman covid, keempat upaya membangkitkan kembali kondisi perekonomian daerah.

“Ada yang salah persepsi pada istilah new normal, sebagaian besar masyarakat menganggap sudah kembali normal, sehingga mereka abai pakai masker, dan abai cuci tangan dan abai jaga jarak. Oleh karena istilah new normal diganti dengan istilah adaptasi baru, adaptasi untuk disiplin protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-sehari hingga nanti ditemukan obat dan vaksinnya,” ingat Nasrul Abit.

Wakil Ketua Komisi I Efi Yandri juga menyebutkan, kegiatan ini merupakan semangat membangkitkan kesenian dan budaya sebagai benteng moral anak nagari Pauh IX Kota Padang dalam menghadapi tantangan informasi Global.

“Kegiatan ini akan berlangsung dalam tiga bulan kedepan yang dilaksanakan setiap Sabtu malam minggu dan pelaksanakan kegiatan ini tetap mengacu pada disiplin protokol kesehatannya. Alhamdullilah pak Wagub Nasrul Abit meresmikan malam ini,” ujar Efi Yandri.

Lebih lanjut Efri katakan, kita amat bangga memiliki Nasrul Abit pemimpin yang peduli akan keprihatinan rakyat. , pelayanan kesehatan dan tertinggal serta perekonomian masyarakat selalu menjadi perbincangan beliau setiap waktu.

“Itu sebuah tanda-tanda beliau amat serius memajukan berbagai sektor pembangunan daerah menuju Sumatera Barat unggul dan sejahtera. Semoga Nasrul Abit sehat dan sukses jalan masyarakat Sumbar,” seru doa Efi Yandri.

Sementara, Kepala dinas Provinsi Sumatera Barat Novrial, SE, MA Akt dalam kesempatan itu juga menyampaikan, saat ini Sumbar mesti kembali produktif dengan inovasi dan kreatifitas membangkitkan perekonomian daerah.

“Aktifitas pagelaran budaya ini merupakan salah satu upaya mengairahkan senibudaya anak anak nagari, sekaligus menampilkan produk UMKM, . Sehingga tercipta kesenian budaya terlestarikan, ekonomi masyarakat bergerak produktif”, ujarnya.

Ketua LPM.Padang Irwan Basir Dt Rajo Alam menyampaikan, Wakil Gubernur Nasrul Abit merupakan sosok peduli pembangunan nagari dan daerah tertinggal, serta berani memasuki daerah konflik di Wamena Irian dimana 9 orang minang jadi korban.

“Nasrul Abit datang sebagai satu-satunya pejabat yang datang secara langsung melihat masyarakat minang disana. Heboh orang se Indonesia, para perantau wamena dipulangkan dan perantau lainnya bersatu beriyur dan membantu untuk sebuah pesan moral orang minang punya hargadiri. Semoga beliau sukses jalankan amanah rakyat,” serunya.(*)