Viral, Dipaksa Menikah Karena Tak Diterima Keluarga Sepulang Pacaran

0
48

Sebuah video pernikahan dini tengah di media facebook. Dalam video tersebut terlihat seorang anak bernama Suhaimi (15) warga Dusun Montong Praje Timur Desa Pangenjek menikah dengan gadis belia Nurherawati (12), warga Desa Bonjeruk, Kecamatan Lombok Tengah.

Pernikahan pasangan yang masih pelajar ini terjadi karena mempelai wanita tidak diterima pulang oleh keluarga setelah pergi berlibur bersama pria yang kini jadi suaminya itu.

Dikatakan mempelai pria, dirinya menikah dengan istrinya itu berawal saat menjemput istrinya di pinggir jalan depan Puskesmas Bonjeruk untuk pergi liburan ke Abangan Desa Pringgarata. Dimana dia pergi sejak siang hari dan pulang sampai menjelang Magrib atau malam hari.

Setelah mengantarkan Herawati pulang ke rumahnya, ayahnya tidak menerima kepulangan istrinya tersebut. “Saya antarkan dia pulang, tapi ayahnya tidak menerimanya pulang,” ujarnya.

Kemudian, ia membawa Herawati yang dia kenal baru empat hari tu pulang ke rumah Bibiknya. Akan tetapi ayahnya tetap menolak kepulangan Herawati.

“Ayahnya tetap menolak dan mengantarkan kepada saya dan kami menikah pada Minggu kemarin,” terangnya.

Pengakuan penganten pria dibenarkan oleh pamannya, Mahrun, apa yang diceritakan oleh keponakannya itu benar, dimana dirinya sudah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga perempuan untuk membatalkan pernikahan, karena masih di bawah umur.

“Wali dari perempuan tetap menolak untuk membatalkan pernikahannya. Pernikahan ini harus tetap berjalan, percuma mau dipisahkan nanti juga balik lagi ke sana,” jelasnya.

Sehingga, pihak keluarga memutuskan untuk menikahkan Suhaimi dan Nur Herawati secara diam- diam tanpa sepengetahuan dari Kantor Urusan Agama (KUA) dan petugas lainnya.

Kadus Montong Praje Timur Ehsan mengatakan, pihaknya telah melakukan komunikasi dengan pihak keluarga untuk membatalkan pernikahan ini, namun tidak ada titik temu saat itu. Sehingga dirinya selaku Kadus sempat menghilang dan tidak mengurus lagi. Tiba- tiba kakak dari Suhaimi pergi kerumah keluarga mempelai perempuan dan mereka sepakat untuk menikahkan anak ini.

“Saya juga tidak hadir saat pernikahan berlangsung. Padahal saya sudah berusaha semaksimal mungkin agar tidak terjadi. Kalau tidak ada pernikahan itu, ayahnya tidak akan menerima anaknya itu,” tutupnya.(*)