Penanganan Covid-19 Staf Khusus Presiden Kunjungi Gubernur Sumbar

0
70

, menerima kunjugan dari Jokowi, di Istana Gubernuran, Padang, Sabtu (26/09/2020).

Kedatangan Billy Mambrasar yang akrap di sapa “Bang Billy” itu tidak lain untuk melakukan silaturahmi, sekaligus berdiskusi
permasalahan dalam penanganan virus corona () di Sumbar.

Dalam pertemuan itu, gubernur Irwan Prayitno menerangkan, bahwa Pemerintah Sumatera Barat terus melakukan penerapan disiplin protokol kesehatan normal baru berdasarkan epidemiologi peningkatan kesadaran masyarakat. Serta melakukan upaya dalam menekan angka penularan Covid-19 yang masih tinggi di wilayah Sumatera Barat.

“Kuncinya ada empat, dari segi pemerintah yaitu bagaimana kemampuan kita mengendalikannya, testing (pengujian), tracking (pelacakan), isolasi serta treatment (pengobatan). Bila empat hal ini sungguh-sungguh dan konsisten dilakukan secara masif, InsyaAllah bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Sumbar,” kata Irwan Prayitno.

Langkahnya ini, gubernur arahkan pada satu tujuan, yaitu memutus penularan, memutus rantai penyebaran Covid-19 di Sumbar. Apalagi sampai saat ini obat atau vaksinya antivirus belum ada.

“Sampai ada antivirusnya, Covid-19 ini akan tetap ada. Jadi selama belum ada obat dan antivirus Covid-19, kita mengendalikannya agar tetap landai dan terkontrol,” ujarnya.

Bila empat hal ini sungguh-sungguh dan konsisten dilakukan masyarakat , menurutnya, kalaupun ada tambahan dengan sistem seperti itu, akan bisa dikendalikan.

“Pemerintah sudah sering edukasi masyarakat untuk terus ikuti protokol kesehatan, namun masih ada saja yang tidak pakai . Untuk itu pemerintah akan memberikan saksi bagi masyarakat yang tidak ikuti aturan protokol kesehatan,” ucap Irwan Prayitno.

“Saat ini kita sudah memiliki Perda Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19 merupakan Perda pertama di yang satu-satunya provinsi yang memilikinya saat ini. Bahkan, proses pembentukan Perda disebut tercepat dibandingkan perda lainnya,” imbuhnya lagi.

Masyarakat Sumbar sangat mendukungnya, saat mensosialisakan Perda ini. Jadi masyarakat berharap pemerintah segera menerapkan perda ini di Sumbar supaya bisa memutus rantai penyebaran virus corona (Covid-19) .

Mematuhi protokol kesehatan terkait Covid-19 seharusnya dijadikan kebiasaan untuk menekan penyebaran Covid-19. Dengan adanya Peraturan Daerah (Perda) yang memuat sanksi hukum bagi para pelanggar.

Mudah-mudahan ini berjalan baik dan lancar, sehingga bisa betul-betul memutus mata rantai Covid-19 di Sumbar dan juga bangsa ini.

Gubernur Sumbar meyakini, Kalau semua dari segi pemerintah dan masyarakat bisa berjalan dengan baik dan lancar, Covid-19 bisa dikendalikan. Karena peluangan penyebarannya sangat kecil. Ditambah nantinya ada Perda yang akan membawa masyarakat untuk berperilaku disiplin mengikuti protokol kesehatan.

Sementara itu, Billy Mambrasar merasa sangat bersyukur bisa bertemu langsung dengan Gubernur Sumbar Irwan Prayitno yang selalu berbuat untuk kepentingan rakyatnya.

“Saya sangat kagum sama pak gubernur Irwan Prayitno dalam kinerja menekan angka pertumbuhan Covid-19 di Sumatera Barat. Dengan menggratiskan setiap orang melakukan swab test secara masif, sampai 4 ribu perhari dan treatment berupa isolas bisa mengurangi penyebaran Covid-19 di Sumbar. Salut buat pak Irwan,” ungkapnya.

Selanjutnya Billy juga menyampaikan rasa kagumannya, terhadap kepemimpinan Gubernur Irwan Prayitno selalu berkoordinasi dengan pusat dan daerah Kabupaten Kota di wilayah ini.

“Apalagi beliau selalu berkoordinasi dengan semua pihak, bahkan sampai tingkat Camat, Lurah dan berbagai LSM dan organisasi lainnya,” ucap Billy.

Billy berharap bisa terjali kolaborasi aktif bersama dengan pemerintah provinsi Sumatera Barat untuk mendukung program-program pusat dalam dan mensejahterakan masyarakat. (*)