Gerindra Padang Siap Menangkan NA-IC Saat Pilkada Sumbar

0
57

— Pada Pemilihan Anggota Legislatif (Pileg) tahun 2019, Kota Padang merupakan salah satu basis pemenangan Partai Gerakan Raya (Gerindra) Sumbar. Saat itu Kota Padang menyumbangkan 96.748 suara untuk Gerindra. Dari perolehan suara itu, Gerindra meraih 11 kursi di DPRD Padang dari lima daerah pemilihan.

Mastilizal Aye merupakan bendahara dari DPC Gerindra Kota Padang, bertekad kembali mengulang torehan manis sebagai partai pemenang pada Pileg tahun 2019 pada 2020. Pada saat Pilgub kali ini Gerindra mengusung (NA-IC) sebagai calon gubernur dan wakil gubernur .

“Apa yang dilakukan oleh kader-kader Gerindra Kota Padang sewaktu pileg 2019 akan dilakukan juga oleh mereka pada Pilgub . Mereka akan mempromosikan program-program NA-IC kepada masyarakat Kota Padang,” ujar Aye, Selasa (15/9).

Aye mengatakan bahwa dengan hanya diusung oleh satu partai saja, pasangan Nasrul Abit-Indra Catri (NA-IC), jika terpilih sebagai gubernur dan wakil gubernur, akan lebih menguntungkan bagi masyarakat Sumbar. Hal itu terjadi karena setiap kebijakan yang mereka ambil tidak akan mendapat hambatan dari partai lain.

“Di DPRD Sumbar, kader Gerindra menjadi ketua sehingga NA-IC, jika menjadi gubernur dan wakil gubernur, lebih mudah berkoordinasi dengan DPRD Sumbar,” kata anggota DPRD dari Dapil Padang 5 itu.

Aye menilai bahwa NA-IC merupakan duet yang saling melengkapi karena keduanya pernah menjabat sebagai bupati dua periode. Karena itu, ia melihat bahwa NA-IC merupakan paslon yang mendekati sempurna. Dari empat pasangan calon (paslon) Pilgub Sumbar 2020.

Nasrul Abit merupakan birokrat senior yang memulai karirnya dari wakil bupati satu periode, bupati Pessel dua periode, dan wakil gubernur Sumbar.

Indra Catri juga birokrat tulen. Ia telah mengabdikan diri sebagai apratur sipil negara (ASN) di Kota Padang dengan berbagai jabatan selama 25 tahun, mulai dari kepala seksi hingga kepala dinas. Setelah itu pula, ia menjabat sebagai bupati Agam dua periode.

Dengan prestasi yang sudah diporeh oleh NA-IC, Mastilizal Aye meyakini bahwa DPC tidak begitu sulit mengkampanyekan paslon pilihan itu untuk mendapatkan dukungan dari masyarakat Padang.

Kepemimpinan NA-IC juga telah begitu banyak dirasakan oleh masyarakat Kota Padang.Keduanya sudah memiliki banyak pengalaman dan berhasil melaksanakan tugas pemerintahan di Kota Padang, Kabupaten lain dan Sumatera Barat.

“Sewaktu pileg (pemilihan legislatif-red) semua menjual namanya masing-masing. Ada ratusan caleg. Karena pada Pilgub Sumbar hanya ada empat pasangan calon, kita bisa lebih fokus menjual NA-IC,” ucap Aye yang juga ketua fraksi Gerindra di DPRD Padang itu.

Berdasarkan olehan data dari KPU Kota Padang, terdapat 653.571 pemilih untuk pemilihan kepala daerah yang digelar pada 9 Desember 2020. Dari jumlah data pemilih yang sudah dimutakhirkan itu, DPC Gerindra Kota Padang, kata aye, menargetkan perolehan suara NA-IC dua kali lipat dari perolehan suara pada Pileg. (*)