Bantu Perbaikan Jembatan di Ujung Gading, Pemprov Kucurkan Dana Rp150 Juta

0
63

Wakil Gubernur Sumatera Barat meninjau lokasi wilayah yang berdampak parah akibat bandang di Ujung Gading pada tanggal 14 September 2020 yang lalu, Kamis (17/09/2020).

Dalam perjalanan menuju Ujung Gading, Wagub dan rombongan singgah di Kec. Sungai Aur, membagikan , APD dan peralatan lainnya untuk tenaga puskesmas dan sekaligus memberikan arahan dan sosialisasi yang akan diberlakukan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat kepada Forkopimda, Walinagari, tokoh masyarakat dan masyarakat Sungai Aur.

Jorong lombok, Jorong Irian dan Jorong Sulawesi merupakan 3 wilayah yang terdampak cukup parah akibat musibah tersebut, salah satu persoalan yang ditinggalkan adalah putusnya jembatan gantung penghubung ketiga wilayah tersebut. Sebelumnya dilaporkan bahwa keluarga yang terdampak akibat banjir di 3 wilayah tersebut adalah 100 kk.

Sebelum sampai dilokasi banjir, Wagub Nasrul Abit menyapa, mengingatkan dan bagikan masker langsung kepada masyarakat.

“Kami mewakili Bapak Gubernur turut berduka cita, turut sedih dengan apa yang dialami oleh masyarakat Ujung Gading ini. Untuk itu kami datang kesini melihat kondisi lapangan, bagaimana kondisi yang sebenarnya,” ungkap Wagub.

Dilanjutkan Wagub Sumbar, “Awalnya kami dapat informasi KK yang terbenam 40, kemarin katanya menjadi 100. Jadi insyaallah nanti ada bantuan sedikit dari kami sebanyak 100 KK,” kata Nasrul Abit.

Pemerintah Provinsi Sumatera Barat () melalui Wakil Gubernur Sumatera Barat memberikan bantuan tambahan anggaran untuk perbaikan kembali jembatan sebesar Tp. 150 Juta.

“Jembatan ini akan dibangun dengan dana BTT (Dana tak terduga) dari Kabupaten . Kami juga membantu dari provinsi sebesar Rp. 150 Juta.
Tujuan bantuan ini bukan untuk dibagikan kepada masyarakat, ini untuk fisik ini,” jelas Wagub.

Dari Dinas PSDA Prov. Sumatera Barat juga memberikan bantuan berupa 100 bronjong untuk pengaman pandai jembatan.
Pelaksanaan perbaikan jembatan sudah dimulai dan mudah-mudahan segera cepat selesai dan dapat kembali dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar.(*)